Tampilkan postingan dengan label tips and trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips and trik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Juli 2011

Mengatasi virus shortcut dengan ''Virus Shortcut Remover''


Mau berbagi ini, mungkin bisa bermanfaat bagi agan dan aganwati semuanya, sewaktu di kampus temen laptopnya terserang virus shortcut tanda-tanda keserangnya yaitu ketika dipasangi flashdisk, semua folder yang ada dalam flasdisk akan berunah menjadi icon shortcut dan biasanya antivirus free yang label internasional kebanyakan malah gag bisa detek ini virus, karena virus ini virus lokal dan di buat dengan visual basic, sehingga anti virus yang gede-gede ngira yang jalan hanya sebuah aplikasi biasa bukan virus. seperti ini contohnyakayak yambar di samping.
kalau sudah ada kayak gambar di atas jangan di klik si shortcut itu, bahaya katanya :-P, lalu dimana file kita yang sesungguhnya, kalu pengen liat file kita yang
sebenarnya,  kamu pilih tools-folder option-view - pada hidden fike and folder pilih yang show hidden file and folder- dan hilangkan centang pada "hide protected operating system file ( gambar seperti ini )

maka kelihatan tuh folder asli kita yang di sembunyiin oleh si virus, ni contoh folder asli yang sudah di unhidden dan kliatan ( yang dilingkari warna merah adalah virusnya ) 



nah kalo terlanjur di klik gag usah kawatir, ini ada aplikasi bagus khusus untuk virus shortcut ini, namanya "Virus Shortcut Remover"  aplikasinya silahkan download disini
+ Cara penggunaanya

[XP]
1. Buka file Install.
2. BukaVirus Shortcut Remover.
3. Hajar virusnya (  computer untuk file virus di C, removable untuk hardisk dan flashdisk ).

4. Untuk menghilangkan virus di C pilih computer tinggal klik Scan


 5. Untuk menghilangkan virus di drive D dst termasuk flasdisk pilih Removable Storage- pilih drive yang akan dibersihkan lalu klik Scan.



6. Alhamdulilah Virus Sekarang  KO

[Vista, 7]
1. Buka Install - run as administrator.
2. BukaVirus Shortcut Remover - run as administrator.
3. Sama seperti diatas

Terima kasih semoga bermanfaat :-D jangan lupa komen dan di follow ya, kalau ada blog saya follow balik 
Salam blogger


Selasa, 18 Januari 2011

Faktor Internal penyebab sistem komputer lambat


Banyak aplikasi yang terinstal

Jika ingin menginstal software sebaiknya yang penting dan dibutuhkan saja, jangan terlalu banyak menginstal software yang tidak digunakan. Hal ini secara otomatis akan mengambil space komputer sehingga pada akhirnya akan mengganggu kerja komputer itu sendiri. Jika sudah terlanjur terinstal, anda dapat menghapusnya dengan cara meng-uninstall aplikasi tersebut dari Control Panel.
Banyak file sampah

Ini mungkin yang sering dilupakan banyak orang yaitu tidak mengetahui file-file sampah yang seharusnya dibuang. Yang dimaksud file-file sampah adalah: file pada Recycle Bin, cookies, histroy IE, file bak, file temporary, dll).


Ketika menghapus file yang tidak digunakan, tidak secara otomatis file tersebut akan terhapus dari hardisk. Sebenarnya masih tersimpan dalam folder Recycle Bin, dan jika kita ingin mengambil file tersebut masih bisa. Hapuslah file-file dalam Recycle Bin karena seluruh file tersebut masih mengambil ruang hardisk. Pastikan Anda telah memilih file-file yang memang sudah tidak digunakan lagi, karena ketika mengosongkan seluruh file pada Recycle Bin maka file-file akan terhapus secara permanen dan tidak dapat dikembalikan lagi.

Cookies juga merupakan file sampah yang harus dibersihkan. File tersebut akan selalu muncul ketika sedang melakukan koneksi ke jaringan internet. Anda bisa menghapus cookies dalam Internet Options pada masing-masing browser (IE, Mozilla, Netscape, dll) yang digunakan. Selain cookies, History juga mempengaruhi sistem komputer. Semakin banyak History yang tersimpan semakin besar pula memori yang dibutuhkan.

File-file History secara otomatis akan muncul ketika melakukan koneksi ke jaringan internet. Apabila tidak dibersihkan akan mempengaruhi kerja komputer. Bersihkan file history pada menu Tools > Internet Option pada masing-masing browser yang digunakan.

Ada bebeberapa aplikasi yang secara otomatis menyimpan file cadangan (backup) seperti bak, backup, dan lain-lain. Jadi ketika menyimpan sebuah file, maka file lama akan tetap ada dengan format yang berbeda yaitu file.BAK. Bersihkan file-file ganda yang tidak digunakan, namun harus dipastikan bahwa file terakhir tersimpan adalah file yang akan dipakai.

Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up

Beberapa software ketika pertama kali diinstal menyediakan pilihan yaitu: ikon ditambahkan pada Desktop dan ikon ditambahkan pada Taskbar Quick Launch. Sebaiknya tidak perlu meletakkn ikon program tersebut dalam taskbar karena ketika pertama kali sistem operasi bekerja (Start Up) maka akan membutuhkan waktu lama untuk mengaktifkan program tersebut. Memang secara sepintas akan memudahkan kita menjalankan program tersebut karena tinggal mengklik ikonnya dalam taskbar, namun sebenarnya menjadi beban sistem komputer karena harus menyediakan memori tersendiri.

Hal ini akan memperlambat kerja komputer. Aturlah beberapa aplikasi yang memang dibutuhkan dengan cara mengatur konfigurasi. Jalankan menu Start kemudian pilih Run, ketikkan msconfig. Nonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan ketika Start Up.

Manajemen Sistem tidak teratur

Komputer yang sering digunakan juga memerlukan penyegaran, salah satunya adalah dengan cara melakukan Scandisk dan Defragmentasi secara rutin minimal satu bulan sekali. Idealnya satu minggu sekali, tergantung frekuensi penggunaan komputer. Meskipun sesuatu yang sepele, namun sering dilupakan banyak orang. Lakukan Scandisk secara rutin untuk memperbaiki hardisk yang sering crash akibat litrik mati secara mendadak atau hang.

Selain melakukan Scandisk, yang tak kalah pentingnya adalah Defragmentasi secara berkala. Hal ini sangat berguna ketika tingkat penggunaan komputer tinggi. File-file perlu ditempatkan sebagaimana mestinya agar ruang kosong tidak berantakan. Jika ruang penempatan file berantakan bisa mengakibatkan kerja komputer lambat.

Pilih Kinerja atau Penampilan

Bagi pengguna Windows XP sebaiknya memperhatikan hal ini agar kerja komputer lebih cepat. Memang penampilan Windows XP sangat bagus, ikon-ikon yang ditampilkan berwarna-warni dengan efek mengkilap. Perlu diketahui, tampilan windows yang bagus tersebut membutuhkan memori yang tidak sedikit. Makanya jangan heran bila semakin lama kerja komputer semakin lambat.

Windows XP menyediakan dua pilihan yaitu Adjust for Best Appereance atau Adjust for Best. Jika memilih Adjust for best app maka lebih mengutamakan penampilan sehingga kinerja komputer mememerlukan memori yang lebih. Hal ini berpengaruh pada kinerja komputer. Sedangkan jika memilih Adjust for best performance maka lebih mengutamakan kinerja komputer dibandingkan penampilan sehingga tampilan Windows XP akan nampak seperti biasa tanpa efek bayangan ataupun mengkilap seperi windows versi sebelumnya.

Proses Shutdown tidak sesuai perosedur

Komputer yang sangat lambat bekerja membuat kita kesal dibuatnya, makin hari kian lambat saja. Kadang-kadang komputer langsung hang secara mendadak ketika sedang asyik bekerja. Kita akan mematikan komputer tersebut dengan cara menekan tombol Restart atau Booting. Hal ini dikerenakan kita tidak bisa mematikan komputer melalui proses Shutdown karena semua tombol keyboard tidak berfungsi.

Apabila sering mematikan komputer melalui tombol Booting, lama-lama bisa mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan normal dan hardsik akan mengalami kerusakan (bad sector). Hal ini akan memperparah keadaan karena file-file sistem yang ada pada bad sector tidak dapat terbaca, sehingga komputer sering mengalami mati mendadak (hang).

Faktor Eksternal penyebab sistem komputer lambat

Selain faktor internal yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat pula faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya:
Tegangan listrik yang tidak stabil

Listrik merupakan faktor utama pemicu lambatnya komputer dari tegangan yang tidak stabil. Setiap komputer memerlukan adanya aliran listrik yang memadai agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apabila tegangan listrik rendah, komputer tidak dapat beroperasi dengan baik. Begitu pula sebaliknya, jika tegangan listrik terlalu tinggi mengakibatkan komputer akan cepat panas dan mempengaruhi komponen penting dalam komputer.

Ada kalanya tegangan listrik yang ada di rumah kita tidak berjalan stabil alias naik turun. Hal tersebut bisa ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang bersama-sama. Misal: menghidupkan televisi, mesin air, lemari es (kulkas), dan komputer secara bersama-sama. Suatu saat mematikan mesin air yang tidak digunakan. Nah, jika kondisinya seperti itu tegangan akan mengalami perubahan naik-turun dan inilah faktor penyebab komputer dan monitor menjadi rusak.


Untuk menghindari hal ini, sebaiknya menggunakan UPS/stabilizer agar ketika listrik mati secara mendadak masih ada aliran listrik dan dapat melakukan shutdown sesuai prosedur.
Lingkungan yang berdebu

Debu dapat masuk ke dalam komputer tanpa disadari karena masuk melalui ventilasi cashing komputer yang kecil. Dan proses masuknya debu ke dalam komputer sangat lama, memerlukan waktu minimal tiga bulan tergantung lingkungan rumah kita. Meskipun lingkungan rumah sudah bebas dari debu, jangan menganggap komputer juga terjamin bersih dari debu.

Debu yang menempel pada komponen komputer dapat mengakibatkan sistem kerja komputer akan terhambat. Bersihkan menggunakan kuas yang lembut, jangan menggunakan kemoceng karena bulu-bulunya akan rontok sehingga malah memperparah keadaan.

Komputer yang bekerja makin lambat perlu diidentifikasi sedini mungkin agar faktor-faktor penyebabnya dapat diniminalisasi. Oleh karena setiap hari bergelut dengan komputer, sedikitnya harus dapat menangani sendiri jika komputer mengalami masalah. Periksa dulu apa penyebab komputer tersebut menjadi lambat, jika sudah ditemukan faktor pemicunya segera atasi sendiri sebelum meminta bantuan orang lain.

Senin, 25 Oktober 2010

Tips meredam nafsu makan yang berlebihan

Secara teori, menurunkan berat badan sangatlah mudah. Anda hanya perlu berolahraga dan mengurangi makan. Pada prakteknya meredam nafsu makan bukanlah hal yang mudah. karena nafsu makan sangat sulit terkontrol. mungkin ketika kita lagi semangat semangatnya untuk mengerem nafsu makan kita merasa akan mampu. tapi pada kenyataannya sangat sulit di kendalikan, Jika Anda mengalami kesulitan untuk meredam nafsu makan, maka trik berikut ini dapat membantu, seperti yang dikutip dari women24. dari rangkaian tips yang saya baca dapat di ringkas saja menjadi tiga trik sebagai berikut.

1. Tunggu sejenak
Perut membutuhkan waktu 10 hingga 20 menit untuk memberikan sinyal ke otak jika sudah penuh. Oleh karena itu, saat sudah menghabiskan satu porsi kecil makanan, minumlah segelas air untuk mengulur waktu. Bila masih lapar juga maka makanlah sayuran, misalnya salad.
2. Sarapan protein
Protein membuat orang merasa kenyang dalam waktu yang lama. Tidak suka telur? Ada banyak makanan yang kaya akan protein selain telur, misalnya saja yogurt rendah lemak, dada ayam dan tuna.

3. Duduk saat makan
Makan sambil duduk tidak hanya membuat Anda tidak terburu-buru mengunyah, tetapi juga membuat Anda bisa berpikir secara jernih untuk menjaga agar tidak memakan terlalu banyak.

Semoga bermanfaat

Sabtu, 04 September 2010

MLM Link, Tips Menaikan Traffik Pada Blog Anda

Bagi anda yang mempunya blog dan ingin cepat mendapatkan pagerank berikut tips Cara cepat update PageRank google yaitu dengan cara penyebaran link menggunakan sistem Multi Level Marketing? Untuk tips kali ini saya mau mencoba mengajak anda semua untuk memanfaatkan kedahsyatan faktor kali dan kecepatan penyebaran ini dalam bentuk backlink. yah pemikiran saja nyari trik agar bisa menaikan pengunjung berdasarkan pengamatan adanya program MLM, siapa yang tidakkenal dengan program tersebut, semoga saja yang ini nanti juga berhasil kan banyak yang MLM sukses. amin

Caranya gampang kok, Yang perlu kamu lakukan adalah meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel kamu

1.Sekedar Pemikiran Bang Ron's
2. Info blogger
3. Traffic Search Engine
4. Uang Tabungan
5. Wordpress
6. Fansclubartis
7. SEO Tutorial
8. Blog dofollow
9. Ilmu belajar komputer
10. download pc media terbaru

Cara Kerja, sebelum kamu meletakkan link kamu diatas,
* Kamu harus menghapus peserta nomor 10 dari daftar.
* Sehingga semua peserta naik 1 level.
* Yang tadi nomor 1 jadi nomor 2, nomor 2 jadi 3, dst.
* Kemudian masukkan link kamu sendiri di bagian paling atas (nomor 1).
Jika tiap peserta mampu mengajak 5 orang saja, maka jumlah backlink yang akan didapat adalah
Ketika posisi kamu 1, jumlah backlink = 1
Posisi 2, jml backlink = 5
Posisi 3, jml backlink = 25
Posisi 4, jml backlink = 125
Posisi 5, jml backlink = 625
Posisi 6, jml backlink = 3,125
Posisi 7, jml backlink = 15,625
Posisi 8, jml backlink = 78,125
Posisi 9, jml backlink = 390,625
Posisi 10, jml backlink = 1,953,125
Dan semuanya menggunakan kata kunci yang kamu inginkan. Dari sisi SEO kamu sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline kamu mengklik link itu, juga membuat blog kamu mendapatkan traffik tambahan.
Nah, silahkan copy paste artikel ini, dan hilangkan peserta nomor 10 lalu tambahkan link blog/website kamu di posisi 1. Ingat, kamu harus mulai dari posisi 1 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba2 di posisi 2, maka link kamu akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.
Selamat Mencoba..
Good Luck!!!

Mendulang Rupiah Dari Internet Gratis Tanpa Bikin Website

Ada berbagai macam mencari rupiah secara online / pekerjaan Online atau bahasa kerennya Bisnis Online Internet. Sebagian orang banyak yang belum mengetahui tentang bisnis yang bisa dijalankan di Internet. Sebenarnya banyak macam dan jenis pekerjaan atau bisnis yang bisa di jalankan di Internet. Baik yang jenisnya serius atau cuman sekedar hoby yang bisa menghasilkan uang. Disini saya akan menjelaskan cara mendapatkan rupiah tanpa harus mempunyai website sendiri dan terbukti membayar membernya.
Pay To Clcik adalah bisnis yang menghasilkan uang dengan metode kerja dengan klik iklan dan pembayarannya bervariasi . Jadi kita mendapatkan imbalan dari klik iklan yang kita kerjakan. Jumlah iklan dan besarnya imbalan ditentukan perusahaan PTC tersebut.. tidak usah banyak penjelasan, silahkan langsung gabung saja ikuti langkah demi langkah berikut ini.
Disini saya memberikan dua program

1.Klikajadeh
2.Duitbux
kedua situs PTC tersebut sudah tidak diragukan lagi dan terbukti membayar membernya
Untuk mendaftar di Klikajadeh silahkan klik banner dipaling atas web ini atau lewat link disini
Langkah bekerja (klikajadeh.com):
1.daftar klik link disini
2.klik daftar dan isi formulir pendaftaran (form nya letaknya agak kebawah)
3.setelah selesai langsung login aja (klik menu login)
4.sekarang klik "view ads" yang berada dikiri dan berwarna merah jambu
5.klik "liat iklan dan klik"
6.tinggal klik aja iklan yang ada (letaknya agak kebawah dan dikotak-kotak) ada beberapa kategori iklan dari ningnong, iklan gokil dll.. klik aja semua namun satu persatu dan tunggu  hitungan detik pada iklan sampai habis baru klik iklan yang lain.
7.untuk melihat jumlah rupiah yang kita klik aja "My Stat" (disamping view ads) klihatan tuh dapet brapa kita hmmmm
8.untuk mendapatkan banyak penghasilan rupiah yang kita dapat ajak teman-teman kamu menjadi referel kamu caranya tinggal aja mereka daftar lewat link kamu.

Untuk Duitbux (duitbux.com) daftar disini (panduan dan caranya sama yang diatas) silahkan gabung keduannya agar rupiah yang kita dapatkan semakin banyak.... Selamat mencoba
anda juga dapat melakukannya dengan facebookan apa maen game sembari mendulang rupiah.
sekian semoga bermanfaat.

Jumat, 03 September 2010

Faktor External penyebab pc lemot

Selain faktor internal yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat pula faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya:
Tegangan listrik yang tidak stabil

Listrik merupakan faktor utama pemicu lambatnya komputer dari tegangan yang tidak stabil. Setiap komputer memerlukan adanya aliran listrik yang memadai agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Apabila tegangan listrik rendah, komputer tidak dapat beroperasi dengan baik. Begitu pula sebaliknya, jika tegangan listrik terlalu tinggi mengakibatkan komputer akan cepat panas dan mempengaruhi komponen penting dalam komputer.

Ada kalanya tegangan listrik yang ada di rumah kita tidak berjalan stabil alias naik turun. Hal tersebut bisa ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang bersama-sama. Misal: menghidupkan televisi, mesin air, lemari es (kulkas), dan komputer secara bersama-sama. Suatu saat mematikan mesin air yang tidak digunakan. Nah, jika kondisinya seperti itu tegangan akan mengalami perubahan naik-turun dan inilah faktor penyebab komputer dan monitor menjadi rusak.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya menggunakan UPS/stabilizer agar ketika listrik mati secara mendadak masih ada aliran listrik dan dapat melakukan shutdown sesuai prosedur.
Lingkungan yang berdebu

Debu dapat masuk ke dalam komputer tanpa disadari karena masuk melalui ventilasi cashing komputer yang kecil. Dan proses masuknya debu ke dalam komputer sangat lama, memerlukan waktu minimal tiga bulan tergantung lingkungan rumah kita. Meskipun lingkungan rumah sudah bebas dari debu, jangan menganggap komputer juga terjamin bersih dari debu.

Debu yang menempel pada komponen komputer dapat mengakibatkan sistem kerja komputer akan terhambat. Bersihkan menggunakan kuas yang lembut, jangan menggunakan kemoceng karena bulu-bulunya akan rontok sehingga malah memperparah keadaan.

Komputer yang bekerja makin lambat perlu diidentifikasi sedini mungkin agar faktor-faktor penyebabnya dapat diniminalisasi. Oleh karena setiap hari bergelut dengan komputer, sedikitnya harus dapat menangani sendiri jika komputer mengalami masalah. Periksa dulu apa penyebab komputer tersebut menjadi lambat, jika sudah ditemukan faktor pemicunya segera atasi sendiri sebelum meminta bantuan orang lain.

Penyebab internal komputer menjadi lambat

Banyak aplikasi yang terinstal

Jika ingin menginstal software sebaiknya yang penting dan dibutuhkan saja, jangan terlalu banyak menginstal software yang tidak digunakan. Hal ini secara otomatis akan mengambil space komputer sehingga pada akhirnya akan mengganggu kerja komputer itu sendiri. Jika sudah terlanjur terinstal, anda dapat menghapusnya dengan cara meng-uninstall aplikasi tersebut dari Control Panel.
Banyak file sampah

Ini mungkin yang sering dilupakan banyak orang yaitu tidak mengetahui file-file sampah yang seharusnya dibuang. Yang dimaksud file-file sampah adalah: file pada Recycle Bin, cookies, histroy IE, file bak, file temporary, dll).

Ketika menghapus file yang tidak digunakan, tidak secara otomatis file tersebut akan terhapus dari hardisk. Sebenarnya masih tersimpan dalam folder Recycle Bin, dan jika kita ingin mengambil file tersebut masih bisa. Hapuslah file-file dalam Recycle Bin karena seluruh file tersebut masih mengambil ruang hardisk. Pastikan Anda telah memilih file-file yang memang sudah tidak digunakan lagi, karena ketika mengosongkan seluruh file pada Recycle Bin maka file-file akan terhapus secara permanen dan tidak dapat dikembalikan lagi.

Cookies juga merupakan file sampah yang harus dibersihkan. File tersebut akan selalu muncul ketika sedang melakukan koneksi ke jaringan internet. Anda bisa menghapus cookies dalam Internet Options pada masing-masing browser (IE, Mozilla, Netscape, dll) yang digunakan. Selain cookies, History juga mempengaruhi sistem komputer. Semakin banyak History yang tersimpan semakin besar pula memori yang dibutuhkan.

File-file History secara otomatis akan muncul ketika melakukan koneksi ke jaringan internet. Apabila tidak dibersihkan akan mempengaruhi kerja komputer. Bersihkan file history pada menu Tools > Internet Option pada masing-masing browser yang digunakan.

Ada bebeberapa aplikasi yang secara otomatis menyimpan file cadangan (backup) seperti bak, backup, dan lain-lain. Jadi ketika menyimpan sebuah file, maka file lama akan tetap ada dengan format yang berbeda yaitu file.BAK. Bersihkan file-file ganda yang tidak digunakan, namun harus dipastikan bahwa file terakhir tersimpan adalah file yang akan dipakai.
Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up

Beberapa software ketika pertama kali diinstal menyediakan pilihan yaitu: ikon ditambahkan pada Desktop dan ikon ditambahkan pada Taskbar Quick Launch. Sebaiknya tidak perlu meletakkn ikon program tersebut dalam taskbar karena ketika pertama kali sistem operasi bekerja (Start Up) maka akan membutuhkan waktu lama untuk mengaktifkan program tersebut. Memang secara sepintas akan memudahkan kita menjalankan program tersebut karena tinggal mengklik ikonnya dalam taskbar, namun sebenarnya menjadi beban sistem komputer karena harus menyediakan memori tersendiri.

Hal ini akan memperlambat kerja komputer. Aturlah beberapa aplikasi yang memang dibutuhkan dengan cara mengatur konfigurasi. Jalankan menu Start kemudian pilih Run, ketikkan msconfig. Nonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan ketika Start Up.

Manajemen Sistem tidak teratur

Komputer yang sering digunakan juga memerlukan penyegaran, salah satunya adalah dengan cara melakukan Scandisk dan Defragmentasi secara rutin minimal satu bulan sekali. Idealnya satu minggu sekali, tergantung frekuensi penggunaan komputer. Meskipun sesuatu yang sepele, namun sering dilupakan banyak orang. Lakukan Scandisk secara rutin untuk memperbaiki hardisk yang sering crash akibat litrik mati secara mendadak atau hang.

Selain melakukan Scandisk, yang tak kalah pentingnya adalah Defragmentasi secara berkala. Hal ini sangat berguna ketika tingkat penggunaan komputer tinggi. File-file perlu ditempatkan sebagaimana mestinya agar ruang kosong tidak berantakan. Jika ruang penempatan file berantakan bisa mengakibatkan kerja komputer lambat.

Pilih Kinerja atau Penampilan

Bagi pengguna Windows XP sebaiknya memperhatikan hal ini agar kerja komputer lebih cepat. Memang penampilan Windows XP sangat bagus, ikon-ikon yang ditampilkan berwarna-warni dengan efek mengkilap. Perlu diketahui, tampilan windows yang bagus tersebut membutuhkan memori yang tidak sedikit. Makanya jangan heran bila semakin lama kerja komputer semakin lambat.

Windows XP menyediakan dua pilihan yaitu Adjust for Best Appereance atau Adjust for Best. Jika memilih Adjust for best app maka lebih mengutamakan penampilan sehingga kinerja komputer mememerlukan memori yang lebih. Hal ini berpengaruh pada kinerja komputer. Sedangkan jika memilih Adjust for best performance maka lebih mengutamakan kinerja komputer dibandingkan penampilan sehingga tampilan Windows XP akan nampak seperti biasa tanpa efek bayangan ataupun mengkilap seperi windows versi sebelumnya.

Proses Shutdown tidak sesuai perosedur

Komputer yang sangat lambat bekerja membuat kita kesal dibuatnya, makin hari kian lambat saja. Kadang-kadang komputer langsung hang secara mendadak ketika sedang asyik bekerja. Kita akan mematikan komputer tersebut dengan cara menekan tombol Restart atau Booting. Hal ini dikerenakan kita tidak bisa mematikan komputer melalui proses Shutdown karena semua tombol keyboard tidak berfungsi.

Apabila sering mematikan komputer melalui tombol Booting, lama-lama bisa mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan normal dan hardsik akan mengalami kerusakan (bad sector). Hal ini akan memperparah keadaan karena file-file sistem yang ada pada bad sector tidak dapat terbaca, sehingga komputer sering mengalami mati mendadak (hang).

How Display the Quick Launch Bar

If you have opened more than one program, you might like to display and use the Quick Launch bar. The Quick Launch bar makes it easy to access frequently used programs like Windows Media Player and your e-mail, and to open an Internet Explorer window. Windows XP loads several programs in the Quick Launch, including Show Desktop. One click on Show Desktop minimizes all the programs on your desktop. Another click restores them just as you'd left them.

To display Quick Launch on the taskbar

1. If the Quick Launch bar is not displayed, right-click an empty area on the taskbar and click Properties.
2. On the Taskbar tab, under Taskbar appearance, select the Show Quick Launch check box and click OK.
After Quick Launch is displayed, click Show Desktop to minimize all open programs.

Trik Dual Boot XP


A computer can be configured to let you choose between two or more operating systems each time you restart the computer. With multibooting, you can choose which operating system to run or specify a default OS if no selection is made during the restart process.


Computers Containing Multiple Windows 2000 or Windows XP Partitions
Before installing Windows 2000 and Windows XP on the same machine, you need to prepare your system with different partitions (a process that divides a hard disk into separate sections that can be formatted for use by a file system. Partitions typically have different drive letters such as C or D).
One OS per partition
It’s important to install each operating system on a different partition and install the applications used with each operating system on the same partition as the OS. If an application is used with two different operating systems, install it on two partitions. Placing each operating system in a separate partition ensures that it will not overwrite crucial files used by the other OS.

Install Latest OS Last
In general, you should install the most recent OS last—after you have installed all other operating systems on the target computer. In this case, you should install Windows 2000 and then install Windows XP.

Unique Computer Name
You can set up a computer so that it has multiple installations of Windows XP on multiple partitions. However, you must use a different computer name for each installation if the computer participates in a Windows 2000 Server domain. Because a unique security identifier (SID) is used for each installation of Windows XP on a domain, the computer name for each installation must be unique—even for multiple installations on the same computer.

Checklist Summary
To configure a computer containing Windows 2000 and Windows XP, review the following guidelines:

Install each operating system on a separate drive or disk partition.
Install Windows XP after you have installed Windows 2000.
When you perform a new installation of Windows XP (as opposed to an upgrade), by default, the installation is placed on a partition on which no other operating system is located. You can specify a different partition during Setup.
Don’t install Windows XP on a compressed drive unless the drive was compressed with the NTFS file system compression feature.
On any partition where you perform a new installation of Windows XP (as opposed to an upgrade), you will need to re-install any programs, such as word processing or e-mail software, after Setup is complete.
Install the programs used by each operating system on the partition with that system. If you want your programs to run with multiple operating systems, you need to install separate copies of the programs in each of the operating system partitions.
If the computer is on a Windows 2000 Server domain, each installation of Windows XP on that computer must have a different computer name.


Computers Containing Windows NT 4.0 and Windows XP
Setting up a computer to run Windows XP as well as an earlier operating system such as Windows NT Workstation 4.0 requires addressing compatibility issues among different file systems: NTFS, FAT, and FAT32.

Normally, NTFS is the recommended file system because it supports important features, including the Active Directory™ service and domain-based security. However, using NTFS as the only file system on a computer that contains both Windows XP and Windows NT is not recommended. On these computers, a FAT or FAT32 partition containing the Windows NT 4.0 operating system ensures that when started with Windows NT 4.0, the computer will have access to needed files. In addition, if Windows NT is not installed on the system partition, which is almost always the first partition on the disk, it is recommended that the system partition also be formatted with FAT. This is because earlier operating systems, with one exception, can't access a partition if it uses the latest version of NTFS. The one exception is Windows NT version 4.0 with Service Pack 4 or later, which has access to partitions with the latest version of NTFS, but with some limitations.

Even the latest Service Pack does not provide access to files using the new features in NTFS. Windows NT 4.0 cannot access files that have been stored using NTFS features that did not exist when Windows NT 4.0 was released. For example, a file that uses the new encryption feature won’t be readable when the computer is started with Windows NT 4.0 Workstation, which was released before the encryption feature existed.

Note: If you set up a computer so that it starts with Windows NT 3.51 or earlier on a FAT partition, and Windows XP on an NTFS partition, when that computer starts with Windows NT 3.51, the NTFS partition will not be visible.

Checklist Summary
To configure a computer containing Windows NT 4.0 and Windows XP, review the following guidelines:

As explained above, using NTFS as the only file system on a computer containing both Windows XP and Windows NT is not recommended.
Make sure that Windows NT 4.0 has been updated with the latest released Service Pack available for download before installing Windows XP.
Install each operating system on a separate drive or disk partition.
When you perform a new installation of Windows XP (as opposed to an upgrade), by default, the installation is placed on a partition on which no other operating system is located. You can specify a different partition during Setup.
Don’t install Windows XP on a compressed drive unless the drive was compressed with the NTFS file system compression feature.
On any partition where you perform a new installation of Windows XP (as opposed to an upgrade), you will need to re-install any programs, such as word processing or email software, after Setup is complete.
Install the programs used by each operating system on the partition with that system. If you want your programs to run with multiple operating systems, you need to install separate copies of the programs in each of the operating system partitions.
If the computer is on a Windows NT Server or Windows 2000 Server domain, each installation of Windows XP on that computer must have a different computer name.


Computers Containing MS-DOS or Windows 9x and Windows XP
As explained above you need to address file system compatibility to ensure a multibooting configuration with these earlier operating systems and Windows XP. Remember to install the latest operating system last otherwise important files may be overwritten.

Checklist Summary
To configure a computer containing Windows XP and Windows 9x or MS-DOS, review the following guidelines:

On computers that contain MS-DOS and Windows XP:

MS-DOS must be installed on a basic disk on a partition formatted with FAT. If MS-DOS is not installed on the system partition, which is almost always the first partition on the disk, the system partition must also be formatted with FAT.
Windows XP must be installed last. Otherwise important files needed for starting Windows XP could be overwritten.
On computers that contain Windows 95 and Windows XP:

As in the case above, Windows 95 must be installed on a basic disk on a partition formatted with FAT. (For Windows 95 OSR2, FAT32 may be used.) If Windows 95 is not installed on the system partition, which is almost always the first partition on the disk, the system partition must also be formatted with FAT (or FAT32 for Windows 95 OSR2).
Compressed DriveSpace or DoubleSpace volumes won’t be available while you are running Windows XP. It is not necessary to uncompress DriveSpace or DoubleSpace volumes that you will access only with Windows 95.
Windows XP must be installed last. Otherwise important files needed for starting Windows XP could be overwritten.
On computers that contain Windows 98 (or Windows ME) and Windows XP:

As in the cases above, Windows 98 or Windows Millennium Edition (ME) must be installed on a basic disk on a partition formatted with FAT or FAT32. If Windows 98 or Windows ME is not installed on the system partition, which is almost always the first partition on the disk, the system partition must also be formatted with FAT or FAT32.
Compressed DriveSpace or DoubleSpace volumes won’t be available while you are running Windows XP. It is not necessary to uncompress DriveSpace or DoubleSpace volumes that you will access only with Windows 98.
Windows XP must be installed last. Otherwise important files needed for starting Windows XP could be overwritten.


Installation and How to :

The order of installation is critical if you want a successful multiboot installation. In general terms, install non–Microsoft operating systems and earlier versions of the Windows operating system first. This would mean installing UNIX or Linux operating systems first; then Windows 95 or Windows 98 or Windows Me; then Windows NT; and finally, Windows 2000 and/or Windows XP. (In the unlikely event that you’re installing MS–DOS, you can install that either before or after UNIX– or Linux–based operating systems, and generally I’d opt for before.) It’s also important to understand that, without using a third–party product to help out, you can’t install non-Microsoft operating systems, or Windows 95 and Windows 98 on the same computer, and that you can install only a single version of Windows95/98/Me. But you can install as many different versions of Windows NT and later versions of the Windows operating system as you have available logical drives, with the sole caveat that you must install all Windows NT versions before you install any Windows 2000 or Windows XP versions.

Let’s take a typical installation. Our target computer must be able to boot into Windows 98, Windows NT 4 Workstation, Windows 2000 Professional, and Windows XP Professional. We have a 2–GB partition to hold our programs and the whole thing must fit on a single 10–GB hard drive. No problem. First, we partition the hard drive into two partitions: a 2–GB primary partition, and an 8-GB extended partition using FDisk. In the extended partition, we’ll create four logical volumes—D, E, F and G—to hold our remaining operating systems and our programs.

After the disk is partitioned, format the primary partition using the FAT16 file system and install Windows 98 on it. So far so good. Now, format your D drive with FAT16 as well. Eventually, you’ll install your programs on D drive.

Next, install Windows NT 4 Workstation. You will install this on any of the logical volumes not already used (either E drive, F drive or G drive) and choose NTFS as your file system. Leave D drive alone, because your applications go there where they’re visible to all operating systems. When you install Windows NT, it recognizes that you already have Windows 98 on the computer. Then it automatically sets up for dual booting between Windows 98 and Windows NT by creating a boot.ini file, which creates a menu of available operating systems. After you have Windows NT 4 installed, immediately apply Service Pack 6, before you install Windows 2000.

Finally, install Windows 2000 and Windows XP, each in its own logical volume. Again, choose NTFS as the file system. As you install them, they are automatically added to the boot.ini file on your C drive, which lets you choose operating systems at start up.

Tips Changing The Internet Time Update Synchronisation

To change the interval that Windows updates the time using the internet time servers via regedit, navigate to:
1. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Services \W32Time\TimeProviders\NtpClient
2. Select "SpecialPollInterval"
3. Change decimal value from 604800 to a different value in seconds. i.e.: 172800 (2 Days) or 86400 (1 Day) and so on.

We don't recommend changing this unless you are on a broadband connection.

How to Change The Taskbar Group Size in Windows Xp

By default taskbar grouping will happen when you have three or more of the same program windows open. We have found the registry key to change the settings so that, if you prefer, Windows XP will wait till you open even more of the same program windows before they start to group. Here is an overview of Taskbar Grouping first:

Overview

The taskbar can become crowded with buttons when you are working with multiple programs at the same time. For this reason, Windows provides a feature to help you manage a large number of open documents and program items. The taskbar button grouping feature works in two ways. First, taskbar buttons for documents opened by the same program are always displayed in the same area of the taskbar so you can find your documents easily.
Second, if you have many documents open in the same program, Windows combines all the documents into one taskbar button that is labeled with the name of the program. A triangle on the right side of the button indicates that many documents are open in this program. The single button provides access to all the open documents. To access one of the open documents, click the triangle on the taskbar button, and then click a document name in the list. To act on all the open documents at the same time, use the right-click menu. For example, right-clicking the triangle gives you a menu that lets you close all the open documents.

The Tip

Click here to download the registry key to enable user defined grouping. It's currently set at 3, if you want to change this number open the .reg file in notepad and edit the line:

Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
"TaskbarGroupSize"=dword:00000003

Change this to whatever number you wish explorer to group at. i.e. change it to dword:00000008 if you wanted explorer to group on 8, or dword:00000005 if you want explorer to group on 5. Save the file after editing to the number and then click on the file you have edited. It will ask you if you want to enter this entry into the registry, click yes. You will then be notified if the key has been added to your registry correctly.

How to Change the location of the My Music or My Pictures Folders on Windows Xp

In Windows 2000, Microsoft added the ability to right-click the My Documents folder and choose a new location for that folder in the shell. With Windows XP, Microsoft has elevated the My Music and My Pictures folders to the same "special shell folder" status of My Documents, but they never added a similar (and simple) method for changing those folder's locations. However, it is actually pretty easy to change the location of these folders, using the following method.

Open a My Computer window and navigate to the location where you'd like My Music (or My Pictures) to reside. Then, open the My Documents folder in a different window. Drag the My Music (or My Pictures) folder to the other window, and Windows XP will update all of the references to that folder to the new location, including the Start menu.

Trik Burning CD's in Windows XP and the Limitations

Windows XP's integrated CD burner is powered by the Roxio engine but lacks the familiar Easy CD Creator interface. There is no CD Burner icon on the desktop or in the start menu. So where is this promised CD burner? There are two answers, depending on if you want to burn audio or data CD's.


To burn data CDs

Open a folder. Look at the folder options on the left of your screen. You should see an option to Copy All Items to CD or Copy to CD, depending on your folder view. You can also right-click a file or folder and choose Send To and then CD drive. I appreciate that XP has made it as easy to drop files to a CD as it is a Zip disk. It does not copy the files immediately. Instead, it places them into a repository and waits for further instruction on when and where to burn the CD. Now, place a blank CD into your CD drive or navigate to your CD drive in My Computer, and choose to write the files to a CD.


To burn music CDs

The Windows Media Player was always a monstrosity, and now it now includes a new function -- CD burning. Select a song in your My Documents folder, and choose Copy to Audio CD from the folder options on the left. Surprise! Up pops the Windows Media Player, waiting for you to choose Copy to CD. Hit the record button, and have a good time.


Limitations of the incorporated CD burner

You cannot create bootable CDs with the Windows XP CD burner, nor can you create a CD from an image (like a .iso file). If you want this functionality, you need to install your favorite CD burning software. Don't try to install Easy CD Creator 5 just yet -- Windows XP won't let you.


Roxio will have XP patches available on their website soon, but only for their latest edition of CD creator. Roxio will not support Easy CD Creator 3.X and 4.X for Windows XP, and the user will be required to purchase the upgrade to Easy CD Creator 5 Platinum.


Windows XP does not have a CD burning interface, but it has CD burning artfully integrated into the operating system. However, third-party CD burning software is still necessary for those who want to burn more than the occasional audio CD.

Cara setting Hp buat modem

Setingan Hp untuk modem sudah bukan hal yang aneh dan rumit. Handphone-handphone modern sekarang ini kebanyakan sudah dipersenjatai dengan fungsi modem, artinya, HP kita dapat dijadikan modem untuk koneksi internet via GPRS atau 3G dengan menghubungkannya dengan PC baik dengan kabel data (recommended), bluetooth maupun infra red.
berikut ini adalah langkah-langkah nya (koneksi dengan kabel data) :
1. Pastikan HP anda bisa dijadikan modem (Lihat di buku manual HP anda)
2. Pastikan Settingan GPRS Kartu HP anda sudah aktif.
3. Pastikan sinyal GPRS cukup untuk koneksi
4. Hubungkan HP anda dengan kabel data (atau bluetooth) ke PC, secara otomatis pada Windows XP, modem akan terdetect.
5. Pastikan Driver Modem (HP anda terdetect di PC) anda dapat melihat di daftar modem yang terinstall di Control panel – Phone & modem

6. Buat New Connection :
a. Control Panel – Network connection – Create New Connection
b. akan terbuka jendela baru : next – Connect to the internet – Set up My Connection Manually – Connect Using Dial Up Modem -
c. ISP Name = isi sesuai nama kartu anda biar mudah. (e.g Axis, M3, XL dll)
d. Phone Number : *99***1#
e. Username dan password sesuai dengan Username dan Password pada settingan gprs kartu anda lihat disini (perhatikan huruf besar huruf kecil). selesai
7. Buat extra setting untuk modem, sesuai kartu SIM anda, caranya :
Control Panel – Phone & Modem options – Modems – Properties – Advanced – Extra Setting
Isikan :
Untuk IM3 : AT+CGDCONT=1,”IP”,www.indosat-m3.net”
Untuk AXIS : AT+CGDCONT=1,”IP”,”AXIS”
Untuk Mentari : AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatgprs”
Untuk Simpati : AT+CGDCONT=1,”IP”,”telkomsel”
Untuk XL : AT+CGDCONT=1,”IP”,”www.xlgprs.net”
untuk three : AT+CGDCONT=1,”IP”,”3gprs”
gampangannya dalam tanda petik kedua, adalah nama access point (APN) sesuai settingan GPRS kartu anda.
Semoga berhasil.

Membobol hotspot yang di password

lagi sebel sama internet hotspot deket kos....ama temen ndiri pelit banged...ya udah...destroy...hehehe tapi jangan pake kekasaran...lembut aja...gini caranya :

Software yang diperlukan :

1. AngryIP Scanner (108 kb): untuk scanning ip dan mencari mac address korban. Softwarenya search aja di google kecil kok ukurannya.

2. Mac Addres Chager (312 kb): dipergunkan untuk mengganti mac addres kita.

Langsung aja sekarang ke caranya :

1. Cari lokasi penyedia layanan hotspot, tentunya di daerah yang terjangkau jaringan hotspot tersebut.

2. Hidupkan laptop anda, dan hidupkan pula wireless network anda dan lihat di sistem tray icon wireless network, kemudian klik kanan dan pilih view avalible wireless network, dan tentunya setelah itu anda harus connect ke wireless hotspot tujuan anda.

3. Setelah connect, klik kanan sistem tray dan pilih status >pilih tab detail > kelihatan disana ip yang diberikan kepada kita atau dengan membuka CMD dan ketik " ipconfig ". Catat ip tersebut.

4. Buka Program AngryIP Scanner dan isikan ip range yang akan kita scan (pakai data ip kita tadi) pada bagian atas. Misalnya : IP yang kita dapat 10.2.2.8 kemuadian masukkan pada kolom range pertama ip kita sesuai dengan ip yang tadi namun ganti angka di bagian akhir dengan 1 menjadi 10.2.2.1 dan pada kolom kedua tuliskan sama namun angka satu diakhir itu ganti dengan 255 menjadi 10.2.2.255. hasilnya 10.2.2.1 to 10.2.2.255 dan klik start (tombol merah).

5. Setelah melakukan scanning maka kita akan mendapatkan data ip yang hidup yang terkoneksi dengan hotspot tersebut. setelah scanning selesai maka lihat ip yang hidup (alive host) warna biru klik kanan pada ip yang hidup Klik kanan pada ip yang warna biru tadi klik kanan > show > mac address dan akan ada kode mac addres (terkadang ada mac addressnya tidak tampil, pilih saja ip yang lainnya). Catat mac address yang kita dapatkan.

6. Buka Program Mac Address Changer yang telah kita persiapkan. Disana ada field mac address. nah sekarang tinggal ganti mac address tersebut dengan yang kita dapatkan tadi dan tekan change mac id.

7. Tunggu karena mac kita akan diganti dan koneksi sementara terputus dan konek lagi otomatis sendiri.

8. Masuk web browser firefox atau apa saja boleh. Nikmati Internet Gratis?


kalo gini mah tiap hari q g bakal kilangan duit kalo maw ol dah gitu deket lagi...hehehe Selamat mencoba