Tampilkan postingan dengan label Backpacker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Backpacker. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juli 2011

Pantai Baron, Gunung Kidul " Satu hati, Satu rasa, Satu Keluarga"

Bersama satu saudara satu atap di bumi jogja, kemaren kita menuju pantai baron, Gunung kidul pantai dengan ombak yang sedang yang membuat kita bisa berpaku dengan ombak berjam-jam. pantai baron terletak di barat pantai kukup dan krakal. perjalanan tiga jam dari blimbing sari, jogjakarta tempat kami bernaung. sekilas tentang pantai baron dari situs teman " Pantai Baron, pantai paling populer di Gunungkidul, karena pantai ini adalah pantai pertama yang akan ditemui jika mengunjungi gugusan kecup mesra laut dan daratan, simbol keelokan wisata pantai Gunungkidul. Jajaran Pantai Baron, Pantai Kukup, Pantai Sepanjang, Pantai Krakal dan Pantai Sundak berderet di sana, memanjakan pengunjung akan keriuhan ombak pembawa kedamaian kalbu."


takaterasa setelah perjalanan kami sampai di pantai baron, terkejut adanya sungai yang memisahkan pantai baron dengan daratan, terdapat prau-prau penduduk sekitar untuk penyeberangan, anjisss kirain gratis tapi ternyata 3000 nyebrang doank, akhirnya beberapa dari kami mending menyeberang secara manual, hanya yang membawa barang yang menggunakan perahu. denger-denger sungai ini sebenarnya dulu di pinggir pantai, mungkin sengaja di buat melintang memisahkan pantai dengan daratan untuk mendapatkan keuntungan. ( kayaknya, tapi kata teman yang liat acara di jogja tivi terjadi secara alami ) saran saya mending nyebrang manual deh, toh ujung-ujungnya juga basah kena ombak pantai, masak kepantai gag basah, rugi itu mah.. hahaha.

Setelah puas melawan ombak dengan jurus ala pendekar sakti dan sebagainya, perjalanan dilanjutkan di pantai disamping baron, tepatnya sebelah timur bukit yang berada di bukit baron, perjalanan menuju tempat tersebut lumayan menantang melewati tebing yang tinggi, pantai yang terdapat disebelah bukit memang berpasir putih, tetapi sayangnnya setelah kami sampai airnya lagi surut, yang ada karang dimana-mana. tapi lumayan dapet beberapa batu karang yang aduhhai,,, pantai baron sebuah perjalanan bersama sodara seatap di bumi jogjakarta.. sekian salam backpacker indonesia hahaha...

Dieng Plateau, Wonosobo " Atis, Adem, Dingin and Cold"

Perjalanan team ekspedisi alam nusantara kini sampailah di Dieng, Wonosobo. sebuah dataran tinggi di jawa tengah yang benar-benar adem.. perjalanan dari jogjakarta menuju Dieng ditempuh dengan 4 jam perjalanan. dengan jalur melalui magelang. perjalanan melewati jalur yang berkelok-kelok yang asik buat para pecinta touring. apalagi yang boncengin ceweknya behhh... romantis eyyy.. haha.. mengutip dari blog teman " Dieng adalah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Dieng adalah kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000m di atas permukaan laut. Suhu berkisar 15—20 °C di siang hari dan 10 °C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara dapat mencapai 0 °C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas ("embun racun") karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian. kesan yang pertama ane dapetkan adalah kota Adem, gag kebayang kalo ane hidup
disana, seumur umur di kasur mungkin.. hahhaa.. kawasan dieng merupakan kawasan gunung api yang mengalami amblesan, entah gimana proses detailnya ane lupa, sehingga akibatnya diatas terdapat dataran yang luas yang di sebut dataran dieng. akhibat dari amblesan itu juga terbentuk gunung-gunung baru, seperti gunung gadjah mungkur, dll, semuanya ini dapat agan-agan ketahui di teaternya hahaha.. tujuan pertama adalah gapura!!!! ini foto pertama kita di Dieng plateau, butuh perjalanan berkilo-kilo untuk menghafalkan nama itu hahahha...

tujuan selanjutnya adalah candi arjuna, candi tersebut merupakan candi hindu. merupakan candi untuk pemujaan dewa siwa kalu gag salah, kemudian dari informasi yang ane dapatkan candi itu merupakan awal perkembangan agama hindu di Indonesia, khususnya jawa tengah, alasan candi tersebut di bangun di dieng karena menurut kepercayaan dahulu semakin tinggi maka semakin dekat dengan dewa. candi-candi di sana dinamai sesuai nama pewayanga, seperti candi arjuna, candi bima, candi semar dll. lupa ane. hahaha..

selanjutnya perjalanan menuju kawah di Di Dieng, dalam kawah tersebut aroma belerang sangat terasa ey... seperti telur busuk hmmm.. kalu kesana siapkan parfum dan masker, untung salah satu temen ane kmaren bawa parfum "pecel" ( bukannama sebenarnya ) lumayan bisa memanjakan hidung sejenak.. heheh... mungkin kalo dari segi ilmu kebumian ini merupakan fenomena yang langka dan begitu menarik, tapi bagi manusia biasa jika datang ke tempat tersebut siap kan masker dan daya tahan yang cukup. hahha

kemudian kami melanjutkan ke teater.... oya semua rangkaian obyek ini tiketnya hanya 6000 perak, dalam teater ki ta akan di suguhi tontonan tentang dieng selama 20 menitan, ceritanya seperti yang di awal postingan ini. tempat ini juga dapat dimanfaatkan untuk tidur setelah perjalanan berat, seperti yang dilakukan beberapa temen kami, termasuk ane hahah..  diruangan yang gelap dan kursi yang nyaman sejenak bisa memejamkan mata setelah kecapaian, tapi jangan lupa pake headset karena ada adegan gunung meletus,, suaranya menggelegar.. haha.. kalu takut ketinggalan filmnya, suruh aja temen ngrekam filmnya baru dilihat dirumah... seperti ane juga ini, di teater tidur, liat filmnya hasil rekaman teman hahah..

Ke Dieng percuma kalau tidak lihat telaga warna, tapiiii kesan setelah disana kurang puas ey... telaganya cuman ada satu warna yaitu ijo, itumah kayak kolam blakang rumah... haha... satu lagi namanya tlaga pengilon, pengilon itu dalam basa jawa artinya cermin, brarti airnya mungkin bisa buat berkaca, tapibukannya semua air bisa??? angka 7 buat tlaga warna. oya hampir kelupaan di sekitar telaga warna juga terdapat beberap gua yang menarik untuk di kunjungi,

paling mengesankan dalam perjalanan ini menurut saya pertarungan tubuh melawan atis, adem, dingin, and Cold. lebih lebih pada malam hari saat kita pulang. soo buat para backpacker indonesia jangan lupa nikmati sensasi dingin ala Dieng. salam backpacker indonesia hahha

Pantai indrayanti, Gunung Kidul " Pesona alam dan dokumentasi pribadi"


Pantai indrayanti, perjalanan saya dengan teman-teman di Geografi UGM sekarang sampai di sebuah pantai yang terpencil , sebuah pantai yang indah di pinggiran kota jogjakarta, tepatnya di timur pantai sundak, Wonosari. mengutip tentang pantai ini dari situs temen " Terletak di Wonosari tepatnya sebelah timur Pantai Sundak, Pantai Indrayanti merupakan sebuah pantai baru yang ada di Yogyakarta. Meskipun pantai ini belum lama dikenal oleh masyarakat, namun Pantai Indrayanti memiliki keindahan yang tidak kalah dibandingkan dengan pantai-pantai sekitar daerah Wonosari lainnya. Pantai ini tidak berukuran terlalu besar, hal tersebut membuat wilayah pantai tidak banyak dikunjungi oleh wisatawan sehingga anda dapat menikmati keindahan alam sekitar pantai dengan lebih tenang dan maksimal. "akses menuju tempat ini gampang, asal dari jogja ke selatan menuju Gunung kidul, ikuti penunjuk jalan pasti sampai... haha :-D, kalau nyasar bisa tanya penduduk sekitar, penduduk yang ramah pasti mau dengan senang hati memberitahu jalan, kalau pengen dianter modal rokok sama air meneral aja pasti mau, biasa Gunung Kidul Lumayan susah nyari air,karena  secara Morfologi daerah gunung kidul merupakan daerah karst , sehingga air hujan akan langsung masuk ke dalam tanah, akhibatnya cadangan air tanahnya minimalis, ( sok ilmiah ini ) haha.. kembali ke pembahasan, pantai ini dari citra satelit pengindraan jauh seperti ini,

 
pantai ini belum terlalu terjamah oleh tangan-tangan jahil manusia, sehingga keadaan masih sangat alami dan menyejukkan mata, sejauh mata memandang adalah laut dan pasir putih ( kuning kalu menurut saya sebenarnya hehe ), angin semilir pantai yang menyejukkan, deburan ombak yang sayub-sayub dari kejauhan benar-benar aman dari tangan manusia atau dengankata lain SEPI PENGUNJUNG!!! hahah.. bagi yang tujuannya ingin ngecengin cewek cewek salah tempat kayaknya, tapi bagi yang ingin romantis romantisan tepat ini heheh...
ini foto dari depan, airnya bening kan,,, bisa dilihat morfologi pantai ini terdapat berbagai bentukan batuan yang terkikis oleh tenaga ombak, hahah ( saya yang mana pembaca bisa tau sendiri, yang paling ganteng diantara semuanya, hahah :-D ) 
di pantai indrayanti ini terdapat gua bawah tanah tempat keluarnya air ( air sungai bawah tanah ) seperti secara teori bahwa kawasan karst banyak sungai bawah tanah, di pantai indrayanti ini terdapat bukit karst yang di tempat intu terdapat gua sungai bawah tanah, tempat ini asik buat foto-foto, seperti ini hasil nya, 

Gambar di samping ini di ambil di depan gua, dimana terdapat sungai bawah tanah yang mengalir, meskipun alirannya kecil, dari info cewek-cewek yang berada di samping saya itu, didalamgua tersebut banyak kepiting, mungkin enak kali di bakar di pinggiran pantai kayak si-bolang hmmmmm..di pantai indrayanti ini banyak tebing karang yang besar dan bagus-bagus untuk foto-foto narcis, hahaha... seperti foto naik tebing, foto heros di atas batu, seperti di bawah ini... inti dari perjalanan kami ini dapat saya simpulkan adalah " Pergi bersama untuk dokumtasi pribadi " ,
karena teman-teman saya itu ( termasuk saya sebener) hanya berfoto-foto si setiap titik lokasi saja. hehhee.. soooo bwat agan-agan dan agan wati yang suka touring dan backpakeran, tempat ini bisa menjadi alternatif yang sippp.. selain itu di daerah gunung kidul banyak pantai lain yang tempatnya berdekatan, jadi dalam satu hari bisa beberapa pantai yang dapat agan-agan kunjungi... salam backpaker indonesia :-D